Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

Sembilan Bulan Bertahan di Masjid, Pasien Hemofilia Ini Akhirnya Mendapat Tiket Pulang ke Garut

Purwokerto – Selama kurang lebih sembilan bulan, Bapak Priyo Ponco Wasono menjalani hari-harinya di Purwokerto tanpa pernah pulang ke kampung halaman. Ia harus menjalani rawat jalan gangguan pembekuan darah (hemofilia) di RS Margono, sambil berjuang menghidupi dirinya sendiri dalam keterbatasan. Di tengah kondisi kesehatan dan ekonomi yang tidak mudah, Bapak Priyo tinggal di Masjid Asy Syifa RS Margono dan membantu takmir dengan membersihkan serta merawat masjid sebagai bentuk ikhtiar dan pengabdian.

Keterbatasan biaya membuat kepulangan ke kampung halaman menjadi harapan yang terus tertunda. Selama berada di Purwokerto, Bapak Priyo mengandalkan bantuan dari masyarakat sekitar dan para dermawan yang peduli. Ia diketahui hidup seorang diri, tidak memiliki keluarga, serta telah bercerai sejak tahun 2023. Dengan kondisi tersebut, Bapak Priyo termasuk dalam kategori mustahik Ibnu Sabil yang membutuhkan bantuan untuk kembali ke daerah asal.

Melihat kondisi tersebut, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto hadir memberikan solusi melalui Layanan Ibnu Sabil LAZNAS Al Irsyad Purwokerto. Pada Senin, 26 Januari 2026, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto memfasilitasi pembelian tiket kepulangan bagi Bapak Priyo Ponco Wasono menuju kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

Proses pengantaran dilaksanakan di Stasiun Kota Purwokerto pada pukul 17.00–18.30 WIB. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik yang kehabisan ongkos perjalanan dan membutuhkan pendampingan agar dapat kembali dengan aman ke kampung halaman.

Melalui layanan ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto membelikan tiket perjalanan dari Purwokerto menuju Bandung, kemudian dilanjutkan ke Garut, Jawa Barat. Dengan demikian, Layanan Ibnu Sabil LAZNAS Al Irsyad Purwokerto benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi mustahik yang mengalami keterbatasan perjalanan. Diharapkan, kepulangan ini dapat memberikan ketenangan serta membuka harapan baru bagi Bapak Priyo untuk melanjutkan kehidupan dengan dukungan lingkungan asalnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Priyo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para muhsinin serta LAZNAS Al Irsyad Purwokerto atas bantuan yang telah diberikan.

“Terima kasih banyak kepada para muhsinin yang telah membantu saya dan memfasilitasi pembelian tiket untuk pulang ke Bandung, kemudian ke kampung halaman di Garut, Jawa Barat. Semoga para muhsinin LAZNAS Al Irsyad Purwokerto senantiasa diberikan kemudahan rezeki dan kesehatan, serta LAZNAS Al Irsyad Purwokerto semakin baik ke depannya dalam membantu dhuafa, yatim piatu, dan masyarakat yang membutuhkan.”

Kegiatan Layanan Ibnu Sabil ini didampingi oleh petugas LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, yaitu Rizky Setiawan, Jefri Irawan, dan Muhamad Aznafila Putra dari Divisi Program, serta Oktia Ningsih, S.E. dari Divisi Marketing dan Komunikasi.

LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengucapkan terima kasih kepada seluruh muhsinin atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan. Dukungan tersebut menjadi penguat keberlanjutan Layanan Ibnu Sabil LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dalam menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Melalui Layanan Ibnu Sabil LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, lembaga ini berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi kemanusiaan bagi masyarakat yang berada dalam kondisi darurat perjalanan dan keterbatasan ekonomi.

Mari bersama LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menebar manfaat dan kepedulian. Dukungan zakat, infak, dan sedekah dari para muhsinin akan sangat berarti untuk membantu lebih banyak Ibnu Sabil, dhuafa, yatim piatu, serta masyarakat yang membutuhkan. Salurkan donasi terbaik Anda melalui LAZNAS Al Irsyad Purwokerto agar kebaikan dapat terus mengalir dan memberi dampak yang lebih luas.