Banyumas, Selasa 6 Januari 2026 LAZNAS Al Irsyad Purwokerto terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah dan pendidikan umat melalui program pembangunan masjid dan TPQ di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan dana umat, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan masjid dan TPQ bertempat di Pondok Pesantren Tahfidz Yatim & Dhuafa Desa Tanggeran.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan teknis dan target waktu yang telah ditetapkan. Tim program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lapangan, khususnya pada tahap awal pembangunan pondasi yang menjadi struktur utama kekuatan bangunan. Dalam perencanaan, masjid akan dibangun dengan ukuran 8 x 8 meter, sedangkan gedung TPQ dirancang berukuran 6 x 6 meter, serta dilengkapi fasilitas MCK berukuran 4 x 2 meter. Selain itu, tim juga mencatat progres pengeboran sumur bor yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan air, baik untuk keperluan ibadah, sanitasi, maupun aktivitas pendidikan santri.
Monitoring lapangan ini dipimpin oleh Ali selaku Koordinator dan perwakilan tim program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, bersama tim PPL yang terdiri dari Azna, Jefri, dan Yora. Kehadiran tim tidak hanya untuk memantau perkembangan fisik bangunan, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar, mulai dari kesiapan lahan, penggunaan material, hingga ketepatan ukuran bangunan agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.
Ali menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk komitmen LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dalam menjaga amanah donatur dan masyarakat. “Kami memastikan setiap program pembangunan yang kami jalankan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara teknis maupun manfaatnya. Monitoring ini kami lakukan untuk melihat langsung progres pembangunan dan memastikan pondasi dikerjakan dengan baik sebagai dasar utama masjid dan TPQ,” ujar Ali.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan masjid dan TPQ di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidz Yatim & Dhuafa Desa Tanggeran memiliki nilai strategis bagi keberlangsungan pembinaan santri. “Masjid dan TPQ ini nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan Al-Qur’an bagi santri yatim dan dhuafa. Dengan fasilitas yang layak, kami berharap proses pembinaan dan penghafalan Al-Qur’an dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Berdasarkan hasil monitoring, secara umum pembangunan masjid dan TPQ berjalan sesuai rencana. LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menargetkan proses finishing dapat diselesaikan dalam waktu empat bulan ke depan, dengan catatan seluruh kebutuhan material dapat terpenuhi tepat waktu. Adapun material yang masih perlu dipenuhi dalam waktu dekat meliputi pasir, batu kali, semen sebanyak 300 sak, pintu keliling aluminium, serta jendela. Pemenuhan material ini menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Ke depan, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto akan terus melakukan monitoring berkala guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target hingga masjid dan TPQ dapat difungsikan. Melalui program pembangunan ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam menghadirkan sarana ibadah dan pendidikan yang layak. Setiap dukungan yang diberikan akan menjadi bagian dari amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, seiring masjid dan TPQ ini dimanfaatkan sebagai pusat ibadah dan pembinaan generasi Qur’ani di Desa Tanggeran, Kabupaten Banyumas.






