Banyumas, – Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menyiapkan distribusi hewan kurban untuk masyarakat di Kabupaten Banyumas pada momentum Idul Adha tahun ini (26/05). Melalui tim LAZNAS Al Irsyad Purwokerto yang menjadi bagian dari lajnah sosial organisasi tersebut, penyaluran hewan kurban akan menjangkau wilayah pelosok yang selama ini minim pelaksanaan penyembelihan kurban.
Tahun ini, Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mendistribusikan sebanyak 90 ekor sapi dan 451 ekor kambing. Hewan kurban tersebut akan disalurkan ke 24 kecamatan dan 83 desa di Kabupaten Banyumas.
Program distribusi itu menjadi bagian dari upaya pemerataan manfaat kurban bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan, tim LAZNAS Al Irsyad Purwokerto juga menyasar desa-desa terpencil yang membutuhkan perhatian sosial dan keagamaan.
Direktur LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Hidayat, mengatakan seluruh persiapan distribusi telah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir. Tim relawan juga telah memetakan titik penyaluran agar distribusi berjalan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, tahun ini Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto kembali dipercaya masyarakat untuk menyalurkan hewan kurban. Kami sudah menyiapkan distribusi 90 sapi dan 451 kambing ke berbagai wilayah di Banyumas, termasuk desa-desa pelosok yang selama ini jarang mendapatkan hewan kurban,” kata Hidayat.
Menurut dia, distribusi hewan kurban bukan hanya agenda tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, tim LAZNAS Al Irsyad Purwokerto memastikan proses distribusi dilakukan secara merata dan menyentuh wilayah yang belum banyak tersentuh program serupa.
“Kami ingin kebahagiaan Idul Adha benar-benar dirasakan semua masyarakat. Tidak hanya di kota, tetapi juga di daerah terpencil yang selama ini belum pernah melaksanakan penyembelihan hewan kurban,” ujarnya.
Sasar Desa Pelosok Banyumas
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian distribusi kurban tahun ini ialah Dusun Pengasinan, Desa Pasinggangan, Banyumas. Wilayah tersebut menjadi lokasi penyaluran karena masyarakat setempat selama ini belum pernah melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Tim LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menilai kehadiran program kurban di daerah pelosok memiliki dampak sosial yang besar. Selain membantu kebutuhan pangan masyarakat, kegiatan itu juga memperkuat semangat kebersamaan dan syiar Islam di lingkungan desa.
Hidayat mengatakan tim relawan harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mencapai sejumlah titik distribusi. Namun kondisi itu tidak mengurangi semangat para relawan dalam menjalankan amanah masyarakat.
“Kami memiliki komitmen agar distribusi hewan kurban benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dusun Pengasinan menjadi salah satu lokasi yang sangat kami perhatikan karena selama ini warga di sana belum pernah menikmati penyembelihan hewan kurban,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam program kurban Al Irsyad Purwokerto terus meningkat setiap tahun. Hal itu terlihat dari bertambahnya jumlah hewan kurban yang dipercayakan kepada LAZNAS Al Irsyad Purwokerto untuk didistribusikan.
Menurut Hidayat, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus memperluas jangkauan distribusi pada tahun-tahun mendatang. Ia berharap semakin banyak daerah pelosok di Banyumas yang dapat merasakan manfaat kurban secara langsung.
“Kami berharap program ini menjadi jalan kebaikan bersama. Semoga distribusi hewan kurban yang dilakukan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto dapat menghadirkan manfaat, kebahagiaan, dan keberkahan bagi masyarakat Banyumas,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat. Distribusi hewan kurban tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan kepedulian hingga ke wilayah yang selama ini jarang tersentuh bantuan.






